BOGOR, INFODESAKU – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang jatuh pada 17 Agustus mendatang, Pemerintah Kecamatan Sukamakmur menggelar turnamen sepak bola antar desa yang dilaksanakan di Lapangan TinggarJaya, Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/07/25).
Turnamen ini diikuti oleh 10 desa yang ada di Kecamatan Sukamakmur dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT RI tahun ini.

Camat Sukamakmur, Bakri Hasan, dalam sambutan saat membuka acara menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata untuk mencari juara, melainkan ajang silaturahmi dan mempererat kekeluargaan antar warga desa.
“Ini adalah semangat bersama dari seluruh desa, baik yang muda maupun yang tua, dalam memeriahkan HUT RI ke-80. Pertandingan ini ajang silaturahmi, bukan hanya mencari juara. Kita ingin seluruh desa ikut berpartisipasi dan meramaikan,” ujar Bakri Hasan.
Selain turnamen, Bakri juga menyampaikan bahwa sejumlah agenda telah disiapkan dalam rangkaian perayaan kemerdekaan, antara lain Gerakan Pangan Murah dan Sukamakmur Expo yang akan digelar pada 16 Agustus.

“Acara Puncak pada 17 Agustus akan ditandai dengan upacara kemerdekaan dan pawai dongdang yang menampilkan potensi masing-masing desa,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan instruksi dari Bupati Bogor agar seluruh warga mulai memasang bendera merah putih dan umbul-umbul di depan rumah masing-masing mulai 1 Agustus.
“Saya ingin potensi dari tiap desa bisa dikenal dan dieksplorasi. Mari semarakkan kemerdekaan bukan hanya di lapangan ini, tapi di seluruh wilayah Sukamakmur,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Sukamakmur Budiyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Turnamen, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak termasuk kehadiran anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Ansori dan Rudi Sabana yang turut membuka acara.
“Turnamen ini adalah momen terakhir Pak Camat dalam masa jabatannya, 17 Agustus ini nanti terakhir bagi beliau jadi kita harus ramaikan, dan menjadi kenangan indah menjelang purna dikirim di bulan September nanti. Terima kasih atas semua dedikasinya,” ucap Budiyanto.
Budiyanto juga mengimbau agar semua pihak menjaga suasana tetap kondusif. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain yang tampil merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing desa.
Ditempat yang sama, anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Ansori Setiawan mengingatkan kepada para pemain, ofisial, dan suporter agar menjunjung tinggi sportivitas.
“Silahkan teriak, silahkan dukung, tapi jangan menyebut nama, jangan rasis, karena ini adalah ajang silaturahmi akbar Kecamatan Sukamakmur,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa panitia telah menyeleksi pemain dengan ketat dan memastikan tidak ada pemain dari luar desa. Ia juga menegaskan bahwa keamanan pertandingan akan dijaga langsung oleh masing-masing desa, bukan oleh tim keamanan khusus.
“Kalau ada yang buat ringkasan, langsung serahkan ke Polsek. Ini acara sakral, bukan ajang permusuhan.” Pungkasnya. (EPF)