SUMSEL, INFODESAKU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045. Dalam pelaksanaannya, MBG bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.
Selain memberikan pelayanan kesehatan dasar dan terpadu kepada masyarakat, Puskesmas di OKU Timur memiliki tugas tambahan di wilayahnya masing-masing yaitu memastikan kualitas dan kondisi pangan aman hingga ke tangan anak-anak pada progam MBG.

Hari ini Puskesmas Purwodadi Kecamatan Belitang Mulya Kabupaten OKU Timur Hadiri Launching Program MBG di Desa Tulung Sari, Kecamatan Belitang Mulya. Kegiatan ini di hadiri oleh Camat Belitang Mulya yang diwakili oleh Stap PMD Absoh SE, Kepala puskesmas Priyadi Yusra Wijaya, S.K.M., M.Kes didampingi oleh ahli gizi, Kepala Desa PJS Tulung Sari Nur sodik, SE, Kepala Sekolah SD Tulung sari Simin, S.Pd, Babinsa Koramil Belitang II dan tim SPPG dari badan gizi nasional, senin (15/09/2025).
Disela sela kegiatan Kepala Puskesmas Purwodadi Priyadi Yusra Wijaya, S.K.M., M.Kes ketika di temui awak media infodesaku mejelaskan Setiap Puskesmas memiliki Tim Pengawasan Keamanan Pangan yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis.

“Di setiap Puskesmas sudah ada petugas gizi dan sanitarian yang bertanggung jawab atas inspeksi kesehatan lingkungan dari SPPG. Selain itu kami Puskesmas Purwodadi Sebagai pengawas dan tim kesehatan bila terjadi keracunan makanan,”ujar Priyadi.
Lebih lanjut, ia mengatakan pentingnya memastikan kualitas dan kondisi pangan yang benar-benar aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Kami pihak Puskesmas akan terus melakukan evaluasi keamanan Pangan guna menjaga standar kualitas.
“Kami memastikan terjaminnya kualitas dan keamanan pangan olahan siap saji pada program MBG di sekolah sehingga tidak terjadi KLB seperti diare massal ataupun keracunanan makanan. Dengan adanya peran aktif Puskesmas dalam program MBG ini, diharapkan anak-anak di Kecamatan Belitang Mulya dapat menerima makanan bergizi yang aman dan berkualitas tinggi, sehingga kesehatan mereka tetap terjaga,”Pungkasnya.
Perlu diketahui pada progam MBG hari pertama ada 2.615 penerima manfaat terdiri dari TK 510 anak, SD 1.208 siswa, SMP 526 siswa, Balita 253 anak, Ibu Hamil 44 orang, Ibu Menyusui 74 orang dan diberikan 5 (lima) kali dalam satu Minggu. (Imam Suryadi )