BANYUASIN, INFODESAKU – Tim Ekspedisi Patriot saat ini tengah melaksanakan program pemetaan potensi lokal dan menyusun rekomendasi pengembangan komoditas unggulan pertanian di Kawasan Transmigrasi Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dengan Direktorat Pengembangan Sumberdaya Agromaritim di bawah naungan IPB University (DPMA IPB).
“Kami datang ke Telang untuk mendengar, belajar, sekaligus mencari solusi bersama masyarakat. Potensi pertanian di sini sangat besar, namun perlu strategi tepat agar memberi nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Danang Aria Nugroho, ketua Tim Ekspedisi Patriot pada Kamis, 3 Oktober 2025.
Tim ini terdiri dari lima anggota mahasiswa IPB, yakni Ifa Khofifah, Ghani Fazlul Haq, Andri Pratama, Taufik Hidayat, dan Danang Aria Nugroho selaku ketua tim. Kegiatan penelitian meliputi wawancara dengan petani dan tokoh masyarakat, Focus Group Discussion (FDG) dengan kelompok tani dan perangkat desa, serta survei lapangan untuk memetakan kondisi aktual pertanian. Data yang diperoleh akan diolah menjadi rekomendasi yang dapat digunakan oleh pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat transmigrasi dalam mengembangkan usaha tani yang lebih produktif, berkelanjutan, dan sesuai dengan potensi lokal.

Pengambilan data potensi kawasan
Selain aspek teknis pertanian, kegiatan ini juga memperhatikan dimensi sosial-ekonomi masyarakat transmigrasi, seperti akses terhadap pasar, dukungan kelembagaan kelompok tani, serta peluang pengembangan usaha berbasis komoditas unggulan. Dengan demikian, hasil penelitian tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pembangunan ekonomi masyarakat yang lebih inklusif.
Kawasan transmigrasi Telang merupakan salah satu sentra pertanian dengan potensi utamanya padi, jagung, dan komoditas hortikultur lainnya. Hingga saat ini, pengelolaan potensi tersebut masih menghadapi tantangan, diantaranya dari sisi produktivitas, pengelolaan lahan rawa, maupun pemasaran produk hasil pertanian. Melalui kegiatan ini, mahasiswa IPB bersama Tim Ekspedisi Patriot berupaya memberikan solusi berbasis data dan analisis ilmiah untuk menjawab tantangan tersebut.
“Tim Ekspedisi Patriot berkomitmen menghadirkan rekomendasi berbasis data yang tidak hanya fokus pada produktivitas, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan penguatan sosial-ekonomi masyarakat. Sinergi antara ilmu, semangat muda, dan kearifan lokal adalah kunci mewujudkan Telang yang lebih maju dan sejahtera”, imbuh Danang.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Transmigrasi RI dalam membangun ekosistem kawasan yang berkelanjutan, berbasis potensi lokal, serta mengintegrasikan peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai agen perubahan dalam pembangunan masyarakat. (bgs)