BOGOR, INFODESAKU – Sebanyak 400 unit bangunan di wilayah Desa Cijayanti dan Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, telah menerapkan program gentengisasi yang disebut sebagai bagian dari inisiatif masyarakat setempat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, program tersebut tidak hanya diterapkan pada rumah warga, tetapi juga pada berbagai bangunan usaha dan destinasi wisata di kawasan tersebut.
“400 rumah lebih itu bukan hanya rumah, tetapi tempat usaha seperti coffee shop, tempat makan dan tempat wisata,” ujar Rudy Susmanto.
Menurut Rudy, program gentengisasi tersebut lahir dari kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk memperbaiki tampilan lingkungan desa agar lebih tertata, bersih, dan menarik bagi wisatawan.
Ia menegaskan, pelaksanaan program tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.
“Gentengisasi diinisiasi oleh kelompok masyarakat, mereka berpartisipasi bersama untuk membenahi kampungnya. Jadi, tidak menggunakan APBD,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Rudy, mengapresiasi langkah gotong royong masyarakat tersebut dan berharap program serupa dapat diterapkan di desa-desa lainnya di Kabupaten Bogor.
Menurutnya, penataan kawasan melalui program gentengisasi dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.
“Harapannya nanti wisatawan atau tamu yang datang bisa melihat Desa Cijayanti dan Bojong Koneng lebih rapi dan bersih,” pungkasnya. (**)