ACEH TAMIANG | INFODESAKU.CO.ID — IPB University mengirimkan pakar untuk melaksanakan survei awal lahan pertanian terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (29/1/2026). Survei lapangan tersebut menjadi langkah awal IPB University dalam menyiapkan rekomendasi berbasis ilmiah untuk penanganan pascabencana dan pemulihan kawasan terdampak.
Tim Kelompok Kerja (Pokja) Penanganan dan Pemulihan Bencana Sumatera IPB yang diketuai oleh Handian Purwawangsa menugaskan perwakilan untuk melakukan survei lapangan. Kegiatan survei diikuti oleh Profesor Syartinilia, akademisi IPB University dengan keahlian Manajemen Lanskap, bersama Danang Aria Nugroho yang berperan dalam koordinasi teknis serta pemetaan awal kondisi lapangan.
Dalam survei lapangan tersebut, tim melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi lahan pertanian, khususnya komoditas padi dan jagung yang terdampak bencana. Pengamatan meliputi tingkat kerusakan lahan, sistem pengairan, serta potensi penurunan produktivitas akibat perubahan kondisi fisik dan ekologis lahan.
Data awal yang dihimpun akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi penanganan dan pemulihan kawasan pertanian yang terintegrasi, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik lanskap wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. “Survei awal ini penting untuk memahami perubahan dan kerusakan lanskap pertanian akibat bencana, sehingga rekomendasi pemulihan dapat disusun secara tepat, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Profesor Syartinilia.
Sementara itu, Danang Aria Nugroho menegaskan bahwa keterlibatan IPB University diharapkan mampu memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan petani dalam proses rehabilitasi dan pemulihan sektor pertanian pascabencana. “Melalui kegiatan ini, IPB University menegaskan komitmen untuk berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi,” kata Danang.