BOGOR, INFODESAKU – Guna menyukseskan Program Kampung Iklim (Proklim). Pemerintah Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor Adakan kegiatan penanaman pohon guna hijaukan lingkungan, sejukkan bumi serta menciptakan desa yang bersih dan lestari untuk generasi sekarang dan yang akan datang.

“Atas nama pemerintah desa wargajaya kecamatan Sukamakmur kabupaten bogor mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Bapak Rudi Susmanto dan wakil Bupati bapak Ade Ruhandi yang telah memberikan bibit tanaman melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Bogor yang mana ada beberapa jenis diantaranya pohon durian, pohon mangga serta pohon rambutan,” ucap H. Ooy Tamami S Selaku Kepala Desa Wargajaya kepada awak media. Pada Senin (29/06/2026).
Lebih lanjut, Bibit tersebut sudah dilakukan penanaman di dua dusun yaitu dusun 1 (satu) dan Dusun 2 (dua), Alhamdulillah, saat ini dilaksanakan penanaman di Dusun 2. Untuk lokasi penanaman tepat di akses jalan lingkungan warga yang bersumber dana Bantuan Keuangan Kabupaten Bogor atau Samisade (satu milyar satu desa) pada anggaran tahun 2023 dan 2024.

“Alhamdulillah, untuk Dusun 1 sudah dilaksanakan pada Minggu lalu dan sekarang di Dusun 2, untuk lokasi penanaman masih di area akses jalan Samisade dan kebetulan lokasi tersebut berdempetan dengan lahan TPU (tempat Pemakaman Umum) dengan luas kurang lebih 1 hektar,” jelasnya.
Masih kata H. Ooy menambahkan, Mudah-mudahan penanaman ini bisa tumbuh dan dapat menghasilkan berbuah yang bagus sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat serta untuk membantu mencegah erosi, longsor, dan berbagai dampak kerusakan lingkungan lainnya. Pohon-pohon ditanam di sepanjang pinggir Jalan Samisade serta pada lahan yang digunakan sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU).
“Selain untuk penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan, penanaman pohon ini juga bertujuan memperjelas batas-batas tanah kas desa dan area TPU agar tetap terjaga serta tidak menimbulkan potensi sengketa atau klaim dari pihak lain di kemudian hari. Dengan demikian, aset dan fasilitas umum milik desa dapat terlindungi dengan baik untuk kepentingan masyarakat.” Pungkasnya. (EPF)