SUKABUMI, INFODESAKU – Sejumlah kepala sekolah dan guru di Kabupaten Sukabumi mengikuti Diklat Deep Learning Kurikulum Merdeka yang digelar di Aula SDN Pakuhaji, Jalan Raya Pakuwon, Kecamatan Parungkuda, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini menghadirkan mentor fasilitator BBGTK Jawa Barat, Neneng Meliani, yang menyampaikan materi tentang pendekatan Pembelajaran Mendalam Mandiri (PM).

“Prinsip PM adalah berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Anak-anak harus digiring untuk gembira, fokus, dan merasakan pembelajaran yang terkait dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Neneng menambahkan, kurikulum tetap sama yaitu kurikulum nasional, namun pendekatan PM memberi ruang bagi guru untuk lebih mengarahkan siswa agar memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan apa yang dipelajari.
Sementara itu, Pengawas Pendidikan Kecamatan Parungkuda, Nana Ruhiana, menyampaikan bahwa program ini sudah terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka dan mulai diberlakukan tahun 2026.
“Harapan kami, guru-guru di Kecamatan Parungkuda bisa mengimplementasikan pembelajaran mendalam ini sesuai kerangka kegiatan di kelas maupun di luar kelas. Semangat guru luar biasa, meski belum paham 100 persen, dengan adanya diklat ini insya Allah bisa terrealisasi,” katanya.
Menurut Nana, pembelajaran mendalam akan membantu guru beradaptasi dengan tantangan zaman sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini juga disebut sebagai upaya pemerataan pelatihan, agar guru di berbagai kecamatan mendapat kesempatan yang sama untuk memahami pendekatan baru dalam Kurikulum Merdeka.
Laporan : BA