BOGOR, INFODESAKU – Peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 23 April 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menggelar serangkaian kegiatan sosial dan lingkungan hidup. Acara ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap alam dan sesama, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter bagi generasi muda.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolsek Tanjungsari, Kasi Pendidikan dan Kesehatan (Penkes) Kecamatan Tanjungsari, Kepala Desa Buanajaya dan Kepala Desa Sirnarasa, Kasatpol PP Tanjungsari, Ketua PGRI Kabupaten Bogor, jajaran Pengawas dan Penilik, serta Ketua K3S Se-Kabupaten Bogor, dengan rangkaian acara diawali dengan kegiatan penanaman bibit pohon yang berlokasi di Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari. Pada Kamis (23/04/2026).
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid. SD), Susilawati k, dalam sambutannya megatakan, Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dinas dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain penanaman, tim juga melakukan penyerahan bibit pohon dan melaksanakan kegiatan finishing pengecatan di SDN Sirnarasa 02 untuk mempercantik fasilitas pendidikan.
“Tidak hanya fokus pada aspek fisik dan lingkungan, momen Hardiknas ini juga dimanfaatkan untuk berbagi kebahagiaan melalui kegiatan santunan kepada 60 anak yatim,” Jelasnya.
Masih kata Susi, lebih lanjut, Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban dan memberikan semangat bagi anak-anak untuk tetap bersekolah.
“Saya menekankan pentingnya semangat nasionalisme dan kepedulian sosial yang harus terus ditanamkan dalam dunia pendidikan.” Tegasnya.
Acara semakin bermakna dengan kehadiran dan sambutan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy. Dalam arahannya, ia mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan yang menggabungkan antara pelestarian lingkungan, perbaikan sarana pendidikan, dan kegiatan sosial.
“Tentunya saya sangat apresiasi sekali dengan adanya kegiatan ini, karena dalam rangakaian kegiatan ini menggabungkan antara pelestarian lingkungan, perbaikan sarana pendidikan serta kegiatan sosial.” Pungkasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar semangat Hardiknas tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi diimplementasikan dalam tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Bogor. (EPF/M)