BEKASI, INFODESAKU – Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University menggelar Pelatihan “Budidaya Sayuran Hidroponik” pada Minggu (19/10/2025) di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Pelatihan yang diikuti oleh 45 orang peserta ini merupakan kolaborasi dengan Yayasan Alang-Alang dan PT PepsiCo Indonesia.
“Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengenalkan teknik budidaya pertanian di perkotaan yang pada umumnya luasan lahannya terbatas,” ujar Ketua Yayasan Alang-Alang, Karina Maharani.
Karina menjelaskan, bahwa pada umumnya perkotaan tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk pertanian komersial, bahkan posisi lahannya terpisahkan oleh bangunan. Meskipun demikian, lahan sempit tetap harus dimanfaatkan, setidaknya untuk pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga.
“Melalui pelatihan ini kami ingin mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan,” tukas Karina.
Senada dengan Karina, Tenaga Ahli DPMA-IPB dan salah satu narasumber, Sarwono mengungkapkan bahwa lahan sempit bisa dioptimalkan melalui teknik pertanian sistem hidroponik, raised bed, garden tower, dan tabulampot (tanaman buah dalam pot). Bahkan tidak hanya sayuran yang bisa ditanam, tetapi jenis tanaman buah seperti kopi dan jeruk lemon juga dapat dibudidayakan melalui teknik tabulampot.
“Peserta diharapkan mampu memproduksi sumber pangan mandiri dari lahan di sekitar mereka dengan mengoptimalkan lahan sempit menjadi produktif, setidaknya mampu menyuplai kebutuhan pangan domestik rumah tangga,” kata Sarwono.
Sementara itu, Lurah Desa Sukamahi, Andri menyampaikan harapannya agar pelatihan ini bisa memantik motivasi warga lainnya dalam membudidayakan komoditas pertanian.
“Bahkan mereka bisa membawa cerita pengalaman mereka kepada kolega atau komunitas lainnya untuk memanfaatkan lahan sempit di perkotaan,” ujar Andri.