LAMSEL, INFODESAKU – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menghadiri Pesta Paperahan Sedekah Bumi yang digelar masyarakat Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, Jumat (31/7). Tradisi tahunan bertema “Hamparan Syukur di Kaki Gunung Rajabasa” itu menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Lampung.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kalianda Ruris Apdani, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung Selatan Aplah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lampung Selatan, Pangeran Marga Legun, anggota DPRD Lampung Selatan Merik Havit, Kepala Desa Sumur Kumbang, para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama mengatakan tradisi Sedekah Bumi merupakan kearifan lokal yang harus terus dijaga karena mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Ini luar biasa. Tradisi seperti ini harus kita lestarikan. Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan ini juga mempererat persaudaraan antarwarga,” kata Radityo.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan spanduk bertuliskan ajakan “Mari Bersama Melestarikan Tradisi, Mensyukuri Nikmat Bumi, dan Mempererat Persaudaraan”, yang menjadi semangat pelaksanaan pesta adat tersebut.
Pesta Paperahan Sedekah Bumi merupakan tradisi masyarakat Lampung yang rutin dilaksanakan sebagai ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus doa bersama agar masyarakat diberikan keselamatan, kemakmuran, dan keberkahan. Prosesi berlangsung di depan gapura Desa Sumur Kumbang dengan latar Masjid serta panorama Gunung Rajabasa.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antara warga dan para tamu undangan sebagai simbol kebersamaan dalam menjaga adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun. (BR)