BOGOR, INFODESAKU – Pemerintah Desa Warga Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar turnamen sepak bola wanita antar-RW sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Turnamen yang berlangsung di Lapangan Desa Warga Jaya, Sabtu (8/8/2026), tersebut diikuti 10 tim. Masing-masing perwakilan RW mengirimkan dua tim untuk ambil bagian dalam pertandingan yang mendapat antusiasme dari masyarakat.
Sekretaris Desa Warga Jaya, Awan Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari tradisi masyarakat Warga Jaya dalam menyemarakkan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Pertama, kita menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan. Memang Warga Jaya ini identik dengan hiburan. Setiap tahun selalu ada kegiatan hiburan, terutama sepak bola, termasuk sepak bola wanita,” ujarnya.
Menurut Awan, pelaksanaan turnamen tahun ini secara umum berjalan sesuai dengan rencana dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Meskipun terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi, kondisi tersebut diharapkan menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya.
Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat mendorong kaum perempuan untuk lebih aktif berolahraga.
“Mudah-mudahan ke depannya ini menjadi motivasi buat kaum hawa supaya lebih rajin melaksanakan olahraga. Karena olahraga itu salah satu cara untuk menjaga kesehatan diri,” katanya.
Awan juga membuka peluang adanya pembinaan sepak bola wanita secara berkelanjutan. Menurutnya, potensi pemain di Desa Warga Jaya cukup besar sehingga perlu diarahkan melalui program pembinaan.

“Kalau untuk ke depannya memang sesuai harapan seperti itu. Kalau dilihat dari bibit-bibitnya, sangat memungkinkan untuk dilakukan pembinaan,” ujarnya.
Ia mengatakan pembinaan olahraga di Desa Warga Jaya sebelumnya telah dilakukan melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) yang menyasar kelompok usia 9 hingga 15 tahun. Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar tiga kali dalam sepekan dan terbuka bagi peserta laki-laki maupun perempuan.
Sementara itu, H. Deden Hidayat selaku penyelenggara turnamen mengatakan kegiatan sepak bola wanita tersebut menjadi ruang bagi perempuan untuk menyalurkan minat sekaligus mengembangkan potensi di bidang olahraga.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Ada 10 tim yang ikut berpartisipasi dan semuanya menunjukkan semangat serta sportivitas,” tuturnya.
Deden berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari pembinaan olahraga di Desa Warga Jaya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan saat momentum HUT RI, tetapi bisa menjadi agenda yang berkelanjutan sehingga semakin banyak perempuan yang tertarik dan aktif dalam olahraga,” ujarnya.
Selain pembinaan, aspek ketertiban dan aturan pertandingan juga menjadi perhatian panitia. Awan mengatakan pihaknya melakukan sejumlah penyesuaian aturan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia menyebut salah satu penyesuaian pada tahun ini berkaitan dengan pakaian pemain dewasa. Peserta dewasa diwajibkan mengenakan celana panjang dalam pertandingan.
“Harapannya mudah-mudahan ke depan tidak ada kendala seperti sebelumnya. Tahun sekarang memang khusus yang usianya dewasa tidak boleh memakai celana pendek, harus menggunakan celana panjang meskipun untuk bermain sepak bola,” katanya.
H. Deden menegaskan, kegiatan tersebut pada dasarnya bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan warga.
“Harapannya mudah-mudahan kegiatan ini terus berjalan. Selain untuk kesehatan, olahraga juga menjadi sarana mempersatukan warga masyarakat,” katanya.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Pemerintah Desa Warga Jaya berharap turnamen sepak bola wanita dapat menjadi agenda rutin sekaligus pintu masuk bagi pembinaan atlet perempuan di tingkat desa. (EPF)