BOGOR, INFODESAKU – Masa remaja merupakan periode penting kedua dalam pertumbuhan manusia. Pada fase tersebut, terjadi percepatan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kematangan psikososial, sehingga menjaga kesehatan di masa remaja merupakan hal yang sangat krusial.
Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Ir. Cesilia Meti Dwiriani, M.Sc. dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB University. Perempuan yang akrab disapa Meti itu menjadi pemateri dalam Sekolah Remaja Berkualitas (SRB) IPB University yang digelar di SMP Negeri 1 Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (6/11/2025).
“Masa remaja adalah waktu emas yang harus dijaga kesehatannya. Pola makan seimbang dan gaya hidup aktif akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujar Meti dalam paparannya yang bertema “Gizi dan Kesehatan Remaja: Investasi SDM Menuju Generasi Emas”.
Menurut Meti, remaja saat ini menghadapi tantangan gizi ganda. Sebagian mengalami kekurangan gizi (anemia dan stunting), sementara sebagian lainnya mengalami kelebihan berat badan akibat kebiasaan jajan tinggi kalori dan kurang aktivitas fisik.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, satu dari tujuh remaja Indonesia mengalami kelebihan berat
badan, sedangkan seperempat remaja mengalami stunting. Untuk mengatasi hal tersebut, Meti menyoroti pentingnya pendidikan gizi yang dikombinasikan dengan keterampilan hidup (life skills).
Dalam penyampaian materinya, Meti melakukan pendekatan interaktif dan permainan edukatif. Para siswa diajak mengenali kebutuhan tubuh mereka serta belajar mengatur pola makan sehat. Sesi tersebut pun berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh siswa.
Banyak di antara mereka yang aktif bertanya tentang cara menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dan praktik langsung dengan cara menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) diri sendiri. “Investasi gizi remaja memberikan manfaat tiga kali lipat: bagi remaja itu sendiri saat ini, bagi masa dewasanya nanti, dan bagi generasi berikutnya,” kata Meti.
Melalui kegiatan Sekolah Remaja Berkualitas, IPB University berharap para siswa semakin paham pentingnya menjaga keseimbangan gizi dan gaya hidup sehat sejak dini. Kesadaran ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045.