SUMSEL, INFODESAKU – Menyikapi pemberitaan yang beredar terkait dapur MBG yang ada di desa Sariwangi, kecamatan SS III, kab OKU Timur, Sumsel yang di duga layana makanan bergizi di di salah satu sekolah di kecamatan Semendawai Suku III tidak layak konsumsi, Kepala SPPG Imam ropi’i selaku kepala SPPG memberikan hak jawabnya.
Imam ropi’i ketika di hubungi media infodesaku via TLP WhatsApp sangat menyayangkan pemberitaan yang diterbitkan oleh media faktainfokom.com, yang terkesan sengaja memojokkan dapur MBG Sriwangi.
“Disitu mas tidak di sebutkan sekolah mana yang menyatakan menu ayam chiken yang di berikan hari itu sudah basi dan mengeluarkan bau menyengat,”ujarnya.
Imam melanjutkan kalau memang betul pihak sekolah dan media ada temuan seperti itu kenapa tidak langsung komplain atau mempertanyakan ke pihak SPPG kami pada waktu itu juga, kenapa harus menunggu beberapa hari dulu. Bagaimana cara pembuktiannya klo itu diduga basi dan berbau.
“Kami dalam menjalankan tugas sudah sesuai standar dan aturan yang di tetapkan dari badan gizi nasional, sepenuhnya mendukung serta menjalankan program bapak presiden dengan baik”, ucap imam
Selanjutnya masih di waktu yang sama kami mempertanyakan kepada pelaksana pembangunan gedung Iyen terkait upah tenaga kerja yang belum dibayar. Ia mengatakan pada saat bangunan itu rampung di kerjakan masalah upah tenaga kerja sudah langsung di selesaikan sama kepala tukangnya.
“Saya tidak tau siapa pekerja yang belum di bayarkan menurut pemberitaan tersebut karena selama ini tidak ada satupun tukang yang pernah bekerja di sana menanyakan langsung pada saya, silahkan mereka menanyakan langsung sama kepala tukangnya yang mengajak mereka bekerja pada saat itu. kami hanya berurusan pada kepala tukang. Karena pada catatan kami jelas ada semua terkait pembayaran biaya ongkos tukang yang telah di bayarkan,”pungkasnya.
(Imam Suryadi)