BOGOR, INFODESAKU – Pemerintah Desa Cikutamahi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, menggelar dua agenda penting secara bersamaan, yakni Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan yang digelar Kamis (3/9/2026) tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 WIB di Aula Kantor Desa Cikutamahi. Agenda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga dalam menentukan arah pembangunan desa.
Sosialisasi Karhutla disampaikan Kapolsek Cariu, Kompol H. Agus Hidayat, S.H. Materi yang diberikan menitikberatkan pada pentingnya meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Karhutla dinilai tidak hanya berdampak terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat dan mengganggu aktivitas sosial maupun ekonomi warga. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan.
Sementara itu, Musrenbangdes dilaksanakan bersama jajaran Kecamatan Cariu sebagai forum untuk membahas, menyusun, dan menetapkan berbagai usulan pembangunan yang menjadi prioritas Desa Cikutamahi untuk Tahun Anggaran 2027.
Melalui forum tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat dan berbagai unsur kelembagaan diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang berdasarkan kebutuhan nyata serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kepala Desa Cikutamahi, Anta, mengajak seluruh peserta yang hadir untuk berpartisipasi aktif dalam kedua agenda tersebut. Menurutnya, gagasan dan masukan dari masyarakat sangat dibutuhkan agar program yang direncanakan pemerintah desa benar-benar tepat sasaran.
“Kehadiran seluruh undangan diharapkan dapat mengisi kegiatan ini dengan gagasan dan partisipasi aktif, sehingga hasil yang dicapai benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi kemajuan serta kesejahteraan seluruh warga,” ujar Anta.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cariu, H. Agus Sopiyan, menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya masalah lingkungan, tapi juga ancaman bagi keselamatan dan kesejahteraan kita semua. Oleh karena itu, kesadaran dan partisipasi seluruh warga sangatlah dibutuhkan agar kita mampu mencegah dan mengatasinya bersama-sama,” ungkapnya.
Terkait Musrenbangdes, Agus mengatakan forum tersebut menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan sekaligus menentukan skala prioritas pembangunan desa.
“Musrenbangdes adalah tempat paling tepat untuk menyuarakan kebutuhan, menyusun prioritas, dan merencanakan pembangunan yang benar-benar menyentuh kepentingan warga. Rencana yang disusun hari ini akan menjadi panduan kita membangun desa ke depan,” katanya.
Ia juga meminta seluruh usulan yang disampaikan dalam Musrenbangdes didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat dan tetap selaras dengan arah pembangunan di tingkat kecamatan maupun Kabupaten Bogor.
“Kepada seluruh peserta, mari kita berpartisipasi aktif, berikan gagasan terbaik, dan pastikan hasil musyawarah ini bermanfaat bagi kemajuan Desa Cikutamahi,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekcam Cariu beserta Kasi Pemerintahan dan staf, Ketua dan anggota BPD, Ketua TP-PKK, Ketua Dasa Wisma, jajaran LPM, para Ketua RW dan RT se-Desa Cikutamahi, perwakilan Posyandu, MUI, kepala sekolah se-wilayah desa, tokoh masyarakat, Ketua Karang Taruna beserta anggota, serta unsur masyarakat lainnya.
Melalui pelaksanaan sosialisasi Karhutla dan Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Cikutamahi berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga lingkungan sekaligus menyusun pembangunan desa yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan.
Laporan : EPF