BOGOR, INFODESAKU – Sebanyak 13 tim sepak bola dari sembilan RW memperebutkan gelar juara dalam partai final Turnamen RW Cup Desa Pabuaran Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, di Lapangan Leuwi Catang, Sabtu (12/9/2026).
Turnamen yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk menyalurkan minat, bakat, sekaligus mempererat kebersamaan.

Ketua Panitia RW Cup Desa Pabuaran, Rahmat Khuri, mengatakan, turnamen tersebut digelar sebagai upaya memberikan ruang bagi para pemuda untuk tetap aktif dalam kegiatan olahraga setelah selama kurang lebih tiga tahun Desa Pabuaran tidak dapat mengikuti turnamen sepak bola tingkat desa.
“Memang selama tiga tahun terakhir Pabuaran tidak bisa mengikuti turnamen tingkat desa. Karena itu, kami berinisiatif menyalurkan hobi dan bakat para pemuda, khususnya di bidang olahraga,” ujar Rahmat Khuri.
Menurut Rahmat, sebelum turnamen digelar, pihak panitia terlebih dahulu berkoordinasi dengan unsur Muspika Kecamatan Sukamakmur, termasuk Koramil, guna memastikan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Saya datang ke tingkat Muspika, termasuk ke Koramil, menyampaikan tujuan bahwa di Pabuaran akan diadakan turnamen. Walaupun namanya RW Cup, bukan Pabuaran Cup, itu tidak menjadi masalah. Yang penting seluruh wilayah bisa mengirimkan timnya,” jelasnya.

Ia menuturkan, kompetisi tersebut diikuti 13 tim yang berasal dari sembilan RW di Desa Pabuaran. Pertandingan berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari babak penyisihan, delapan besar, hingga akhirnya mempertemukan tim terbaik di partai final.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, mulai dari tahapan penyisihan, delapan besar, sampai hari ini kita melaksanakan final untuk menentukan juara satu dan dua,” katanya.
Rahmat berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan di Desa Pabuaran. Bahkan, ia mendorong agar pelaksanaan tahun berikutnya dapat dikembangkan menjadi kompetisi sepak bola tingkat desa.
“Harapan kami ke depan turnamen ini bisa terus dilanjutkan. Bukan hanya RW Cup, tetapi bisa menjadi Pordes atau Pabuaran Cup. Dengan begitu, kegiatan olahraga dan pembinaan para pemuda di Desa Pabuaran bisa berjalan secara berkesinambungan,” pungkasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Gerindra, H. Muhammad Ansori Setiawan, mengingatkan seluruh pihak agar partai final berlangsung aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam mendukung turnamen harus diimbangi dengan sikap dewasa dan menjaga ketertiban. Ia meminta peserta maupun suporter tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kericuhan.
“Saya titip kepada Kaur Kesra Desa Pabuaran, jangan sampai kegiatan yang sudah dilaksanakan ini dinodai oleh hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Jangan sampai ada tindakan yang dapat memicu kericuhan dan mencederai kegiatan ini,” pesannya.
H. Ansori juga mengapresiasi Pemerintah Desa Pabuaran, panitia, peserta, masyarakat, serta unsur Muspika Kecamatan Sukamakmur yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
Ia berharap partai final RW Cup tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan tim terbaik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Desa Pabuaran.
“Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana olahraga ini bisa menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Forkopimcam Kecamatan Sukamakmur, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Partai Gerindra H. Muhammad Ansori Setiawan, Ketua KOK Kecamatan Sukamakmur, Ketua KNPI Kecamatan Sukamakmur, Ketua Karang Taruna Kecamatan Sukamakmur, Kepala Desa Cibadak H. Suryana, serta masyarakat Desa Pabuaran.
Laporan : EPF