BOGOR, INFODESAKU – Krisis air bersih mulai dirasakan warga Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, akibat menurunnya debit sumber air selama musim kemarau. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak, Rabu (29/7/2026).
Kepala Desa Bojong Jengkol, Awaluddin Marifatullah, mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Menurutnya, berdasarkan hasil asesmen BPBD di wilayah terdampak, sebagian besar masyarakat selama ini mengandalkan sumur gali sebagai sumber air utama. Kedalaman sumur warga rata-rata mencapai sekitar 13 meter.
Namun, memasuki musim kemarau, debit air di sejumlah sumur mengalami penyusutan. Bahkan, beberapa sumur warga sudah tidak lagi mengeluarkan air dan hanya menyisakan tetesan pada dinding sumur.
“Distribusi air bersih ini dilakukan sebagai tindak lanjut setelah kami menerima laporan dari masyarakat yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan. Kondisi tersebut juga telah dilakukan asesmen oleh BPBD terhadap warga yang terdampak,” ujar Awaluddin.
Ia menjelaskan, menurunnya debit sumur membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak, mandi hingga mencuci.
“Sebagian besar warga mengandalkan sumur gali dengan kedalaman kurang lebih 13 meter. Saat musim kemarau, debit airnya terus menyusut. Bahkan ada beberapa sumur yang sudah tidak mengeluarkan air dan hanya menyisakan tetesan di dinding sumur,” jelasnya.
Dalam kondisi tersebut, lanjut Awaluddin, sebagian warga terpaksa mengambil air dari rumah tetangga yang masih memiliki sumber air. Namun, sumber air tersebut juga memiliki debit yang terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.
“Sumber mata air alami yang masih tersedia juga debitnya kecil. Jadi belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga,” pungkasnya.
Penyaluran air bersih dari BPBD Kabupaten Bogor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Desa Bojong Jengkol selama kondisi kekeringan berlangsung, sekaligus meringankan beban warga yang kesulitan memperoleh air bersih.
Laporan : Iwan