BOGOR, INFODESAKU –Perkembangan zaman era Industri 4.0 dan Society 5.0 saat ini menuntut generasi muda untuk adaptif, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Menjawab tantangan tersebut, IPB University melalui program Sekolah Remaja Berkualitas (SRB) hadir di SMP Negeri 1 Dramaga pada Kamis (6/11).
Materi “Karakter Kepemimpinan dan Kewirausahaan Remaja” disampaikan oleh Ismayanti Pratiwi, M.Si., dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University.
Menurut Isma, berjiwa pemimpin berarti bertanggung jawab atas pilihan dan tindakan yang diambil. “Pemimpin itu bukan hanya OSIS, MPK—tapi setiap kita adalah pemimpin. Pemimpin itu bisa siapa saja, minimal harus bisa menjadi pemimpin untuk diri sendiri,” tegasnya. Seorang pemimpin diri yang baik sepatutnya dapat bekerja sama dengan orang lain, memiliki tujuan hidup, disiplin dan konsisten, serta berani mengambil keputusan.
Adapun wirausaha adalah seseorang yang mampu melihat peluang dari hal-hal kecil, berpikir kreatif dalam mencari solusi, serta berani mencoba dan mengambil risiko. Selain itu, seorang wirausahawan juga harus optimis dan pantang menyerah dalam menghadapi kegagalan dan hambatan bisnis. Untuk mencapai kesuksesan, remaja perlu belajar dari kesalahan dan terus mencoba strategi baru dalam mengembangkan usaha.
Isma menyebutkan bahwa remaja wirausaha dihadapkan dengan berbagai tantangan saat ini, mulai dari modal yang terbatas, pengalaman yang minim, hingga persaingan bisnis yang ketat. Akan tetapi, remaja juga memiliki peluang dengan adanya teknologi digital, pasar global, serta dukungan komunitas startup dan program pemerintah. Peluang ini akan dapat dimanfaatkan dengan baik jika remaja mampu konsisten dalam eksekusi, komitmen jangka panjang, serta terus belajar dari setiap kegagalan yang dialami.
“Pemimpin yang baik biasanya punya jiwa wirausaha, karena ia berani mencoba hal baru, berpikir kreatif, dan tidak takut dalam mengambil keputusan. Sebaliknya, wirausahawan yang sukses juga harus punya jiwa kepemimpinan, supaya bisa mengatur diri, mengelola tim, dan menginspirasi orang lain,” pungkas Isma. Pada akhir sesi, dibagikan lembar kerja yang berisi sejumlah pertanyaan untuk mengasah karakter kepemimpinan dan kewirausahaan siswa.
Melalui edukasi ini, IPB University berharap dapat mencetak agen perubahan yang memiliki jiwa pemimpin dan wirausaha. Dengan demikian, generasi muda Indonesia memiliki visi yang jelas, mampu beradaptasi dengan cepat, serta dapat menjadi inspirasi bagi sekitarnya.