BOGOR, INFODESAKU – Pemerintah Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, menetapkan sejumlah prioritas pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 dan Daftar Usulan RKPDes (DURKP) Tahun 2028.
Musrenbangdes digelar di Aula Kantor Desa Cijayanti, Selasa (29/09/2026), dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan desa.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Cijayanti H. Ahmad Paojan, S.Kep., perwakilan Kecamatan Babakan Madang, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.
Pembahasan tidak hanya diarahkan pada penyusunan program prioritas tahun 2027, tetapi juga menjaring dan menetapkan sejumlah usulan pembangunan yang akan dibawa dalam musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kecamatan untuk tahun 2028.
Kepala Desa Cijayanti, H. Ahmad Paojan, S.Kep., mengatakan, seluruh usulan yang dibahas dalam Musrenbangdes merupakan hasil penjaringan kebutuhan masyarakat yang dinilai penting untuk mendukung peningkatan pelayanan dan pembangunan desa.
“Seluruh usulan ini berdasarkan kebutuhan masyarakat. Tujuannya agar pembangunan bisa transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” kata Paojan.
Menurutnya, untuk pembangunan tahun 2027, Pemerintah Desa Cijayanti memprioritaskan peningkatan sarana pelayanan pemerintahan desa, termasuk pembenahan kantor desa dan aula. Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian melalui rencana renovasi sejumlah fasilitas.
“Untuk pengajuan pembangunan 2027, prioritasnya peningkatan pelayanan kantor desa dan aula. Kemudian kita juga akan melakukan renovasi di bidang pendidikan,” ujarnya.
Paojan menambahkan, kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan Posyandu serta kenyamanan anak-anak saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah desa.
“Untuk usulan dari pendidikan maupun Posyandu, kita harus menjaga kenyamanan masyarakat ketika datang ke Posyandu dan anak-anak ketika berada di sekolah,” jelasnya.
Ia menyebutkan, pembangunan sarana pendidikan di Desa Cijayanti saat ini secara umum telah berjalan dengan baik. Ke depan, sejumlah kebutuhan pendukung seperti pagar sekolah masih menjadi perhatian.
“Alhamdulillah, untuk Desa Cijayanti tahun ini sudah aman untuk pembangunan gedung-gedung sekolah. Tinggal beberapa kebutuhan seperti pagar-pagar sekolah dan juga puskesmas. Semoga melalui Musrenbangdes ini, apa yang sudah diusulkan bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Cijayanti,” tuturnya.
Selain pembangunan fisik, Musrenbangdes juga menjadi momentum untuk menyelaraskan program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi desa agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai kebutuhan serta kemampuan anggaran desa.
Paojan menegaskan, keberhasilan pembangunan desa membutuhkan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, lembaga desa, serta lintas sektor.
“Intinya kita harus selalu berkolaborasi dan bekerja sama antar-lintas sektor untuk kemajuan desa. Kalau bergerak masing-masing, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Musrenbangdes kemudian ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan sebagai bentuk legalitas formal atas rancangan program pembangunan yang telah disepakati bersama.
Laporan : yani