LAMSEL, INFODESAKU – Pemerintah Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengandalkan Dana Desa (DD) dalam membiayai pembangunan.
Strategi menjemput anggaran dari berbagai sumber, mulai dari APBD Kabupaten Lampung Selatan hingga APBN pemerintah pusat, menjadi salah satu arah pembangunan Desa Gunung Terang untuk 2027.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Gunung Terang saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2027 yang dihadiri Camat Kalianda Ruris Apdani, Senin (5/10/2026).
Musrenbangdes turut dihadiri Ketua BPD Hasyim, KUPT Korluh KB Komala Sari, Bidan Desa, KUPT Peternakan Fauzan, KUPT Pajak Suprapto, KUPT TPH BUN Dian Winarsih, Pendamping Desa Ridwan Kusuma, Pendamping Lokal Desa Ages, perwakilan Karang Taruna Ulum, Pokdarwis, tokoh masyarakat serta aparatur desa.
Dalam forum tersebut, Kepala Desa Gunung Terang memaparkan sejumlah pembangunan yang telah direalisasikan pada 2026. Di antaranya pembangunan sumur bor serta perbaikan sejumlah fasilitas infrastruktur yang sebelumnya menjadi keluhan masyarakat.
Ia menjelaskan, sebagian kegiatan pembangunan dapat dilakukan melalui penyesuaian anggaran dan pemanfaatan sisa belanja rutin sesuai mekanisme yang berlaku.
“Dana kita ambil dari sisa belanja rutin. Karena mengingat banyak yang mengeluh, ada yang dari APBD juga. Gorong-gorong sudah terealisasi, kemudian jembatan yang sudah ambruk arah ke Dahberak, alhamdulillah sudah terealisasi,” ujar Kades.
Untuk pembangunan 2027, pemerintah desa akan memperluas sumber pembiayaan dengan mengusulkan program melalui pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
“2027 masih pembangunan. Kita tidak mengandalkan dari DD. Insyaallah dari APBD, bisa kabupaten, bisa dari pusat juga bisa,” tegasnya.
Langkah tersebut mulai terlihat dari masuknya program bantuan bedah rumah bagi masyarakat Desa Gunung Terang. Pada 2026, sebanyak 12 KPM di empat dusun mendapatkan bantuan bedah rumah dari Kementerian Perumahan.
“Untuk 2026 Desa Gunung Terang mendapatkan 12 KPM bedah rumah, itu empat dusun, bantuan Kementerian Perumahan langsung. Ini masih disusun RAB,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah desa akan terus mencari peluang pembiayaan pembangunan dari berbagai program pemerintah, termasuk yang menyasar kelompok masyarakat seperti kelompok tani.
“Harapan kita untuk 2027, selain Dana Desa kita petik dana APBD, APBN, kelompok-kelompok tani. Artinya kita tidak tinggal diam, siapapun itu punya jalur kita masukkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Kalianda Ruris Apdani mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Gunung Terang yang berupaya mencari sumber anggaran di luar Dana Desa untuk mendukung percepatan pembangunan.
Menurutnya, Musrenbangdes menjadi ruang penting untuk menyusun program berdasarkan kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang agar berbagai usulan dapat diperjuangkan melalui pemerintah daerah maupun pusat.
Musrenbangdes Gunung Terang berlangsung kondusif dan penuh antusiasme. Sejumlah usulan masyarakat disampaikan untuk menjadi bahan penyusunan prioritas pembangunan Desa Gunung Terang Tahun Anggaran 2027.
Laporan : BR