LAMSEL, INFODESAKU – Pemerintah Desa Tengkujuh, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2027 di Kantor Desa Tengkujuh.
Musrenbangdes tersebut menjadi forum untuk menyerap dan menyepakati berbagai usulan prioritas pembangunan yang berasal dari masyarakat, sekaligus menyusun arah pembangunan desa berdasarkan kebutuhan warga.
Kegiatan dihadiri Sekcam Kalianda M. Nur yang mewakili Camat Kalianda, Pj Kepala Desa Tengkujuh Ramli Efendi, Sekretaris BPD Mariyana, calon Kepala Desa Khaidir dan Saiful Bahri, serta Pendamping Desa Kecamatan Kalianda Fahryl Ulum.
Turut hadir jajaran KUPT se-Kecamatan Kalianda, di antaranya KUPT TPHBUN Dian Winarsih, KUPT Perikanan, KUPT Kolruh KB Komala Sari, KUPT Puskesmas Kalianda Dr. Luthfy, KUPT Peternakan Faujan, aparatur desa serta tokoh masyarakat.
Pj Kepala Desa Tengkujuh Ramli Efendi mengatakan, Musrenbangdes menjadi momentum penting untuk menggali kebutuhan riil masyarakat dan menentukan program yang menjadi prioritas pembangunan desa pada 2027.
“Apa yang menjadi kebutuhan prioritas warga akan kita tampung dan usulkan, baik infrastruktur jalan lingkungan, drainase, pertanian, perikanan, maupun pemberdayaan masyarakat,” ujar Ramli Efendi.
Menurutnya, setiap usulan masyarakat perlu disusun berdasarkan skala prioritas sehingga program pembangunan yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tengkujuh.
Sementara itu, Sekcam Kalianda M. Nur yang mewakili Camat Kalianda mengapresiasi keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam pelaksanaan Musrenbangdes tersebut.
Ia berharap proses perencanaan pembangunan dilakukan secara matang, transparan dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Kami dari kecamatan berharap Musrenbangdes TA 2027 ini menghasilkan perencanaan yang berpihak pada kepentingan masyarakat Desa Tengkujuh,” kata M. Nur.
Dalam pembahasan, sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari infrastruktur, pertanian, perikanan, peternakan, kesehatan hingga pendidikan.
Berbagai usulan tersebut dibahas bersama melalui forum musyawarah untuk menentukan prioritas yang akan dituangkan dalam rencana pembangunan Desa Tengkujuh Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh diskusi. Pemaparan sejumlah program dan usulan pembangunan juga dilakukan menggunakan layar proyektor di hadapan peserta musyawarah.
Melalui Musrenbangdes tersebut, Pemerintah Desa Tengkujuh berharap perencanaan pembangunan 2027 tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat secara nyata.
LAPORAN : BR